Apakah Perbedaan dari Oli Motor dan Oli Mobil?

Apakah Perbedaan dari Oli Motor dan Oli Mobil?

Sudah jelas peruntukannya memang oli motor digunakan untuk motor dan oli mobil digunakan untuk mobil. Namun ternyata masih ada orang yang berpendapat bahwa oli motor dan oli mobil sama saja. Dengan adanya anggapan ini, masih ada yang menggunakan oli motor untuk mobil dan begitu pula sebaliknya. Padahal, sesuai peruntukannya, oli motor dan oli mobil dibuat berbeda karena adanya perbedaan komposisi mesin dari kedua buah kendaraan tersebut. Oli motor disarankan penggunaannya yang sesuai dengan jenis motornya, begitu pula mobil yang disarankan untuk menggunakan oli mesin mobil terbaik yang sesuai dengan jenis mesinnya. Lalu, apa saja perbedaan oli mobil dan motor? Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai oli mobil dan motor.

Komposisi Oli

Untuk mengetahui perbedaan oli mobil dan motor adalah zat aditif mendasar yang terletak pada komposisi bahannya. Oli motor terutama yang menggunakan sistem kopling basah tidak memerluka oli yang mengandung zat aditif pelumas dengan TBN tinggi sebab transmisi motor berada satu ruang dengan mesin. Pada oli mobil memiliki kandungan zat aditif yang berfungsi sebagai pelumas (Friction Modifier) dengan TBN (Total Base Number) tinggi. Kenapa demikian? Karena mesin mobil memerlukan pelumas untuk meredam gesekan antar komponen di dalam mesin. Dengan jumlah TBN pelumas yang tinggi pada mobil, jika digunakan pada motor maka akan berbahaya.

Standarisasi

Hal yang perlu diperhatikan adalah melihat standarisasi. Seperti yang sudah dijelaskan pada poin pertama, komposisi pada oli mobil dan motor berbeda maka standarisasinya pun berbeda. Oli motor biasanya mencantumkan standar JASO (Japan Automotive Standard Organization0 sedangkan untuk oli mobil biasanya mencantumkan standarisasi dari ACEA (Assocoation of Consulting Engineers Australia), ILSAC (International Legal Services Advisory Council) atau API Service yang memang berhubungan dengan standarisasi mesin mobil.

Label

Yang ketiga adalah cek bagian label untuk mengetahui perbedaan oli mobil dan motor. Pada oli motor biasanya mencantumkan logo 4-T atau 4-Tak. Namun, keterangan ini tidak bisa kamu temukan pada oli mobil, ya. Perhatikan pula gambar yang ada pada label kemasan oli. Biasanya oli untuk mobil akan ada gambar mobil dan begitu pula untuk oli motor. Jika kamu tidak menemukan gambar apapun, biasanya produsen akan mencantumkan kata-kata seperti two wheels untuk motor dan for gasoline car untuk mobil.

Adanya Keterangan Tambahan

Sebagai tambahan informasi, biasanya akan ada informasi tambahan yang bisa memudahkan para konsumen seperti kamu yang sedang mencari oli mesin. Pada motor, kamu bisa menemukan kata-kata seperti anti slip atau excellent wet clutch. Ini merupakan informasi tambahan pada oli motor dan menjelaskan fungsi dari oli motor tersebut yaitu untuk mengurangi gesekan antar komponen tanpa membuat kopling slip. Pada mobil bisa ditemukan kode seperti API service 10W-40 yang artinya bahwa oli mobil ini diperuntukan bagi mesin mobil.

Dari pembahasan di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa sejatinya penggunaan oli baik untuk mobil atau motor tidak dapat diganti satu sama lain. Karena jika tetap digunakan tidak sesuai peruntukannya, maka nanti akan berakibat buruk bagi mesin pada kendaraan kamu.

 

Otomotif