Mengenal Hidrosalping Yang Sebabkan Infertilitas

Mengenal Hidrosalping Yang Sebabkan Infertilitas

Memiliki keturunan merupakan keinginan yang diinginkan oleh setiap pasangan yang sudah menikah, hal tersebut bertujuan untuk menemani mereka dan memiliki penerus. Namun, sayangnya tidak semua pasangan dapat beruntung memiliki keturunan atau anak. Bahkan ada beberapa pasangan yang hingga bertahun-tahun belum dikaruniai oleh si buah hati. Lalu mengapa hal tersebut dapat terjadi? Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan oleh beberapa hal di antaranya terjadinya ketidaksuburan yang terjadi pada pria atau wanita.

Jika ketidaksuburan atau infertilitas terjadi pada wanita, besar kemungkinan yang terjadi ialah hidrosalping. Hidrosalping ialah gangguan yang dapat terjadi dikarenakan seorang wanita mengalami pembengkakan pada salah satu atau kedua tuba fallopi. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh akumulasi cairan di dalamnya yang dapat dipengaruhi oleh infeksi yang mungkin pernah terjadi sebelumnya dan mungkin saja tidak menimbulkan gejala saat terjadi.

Tuba Fallopi sendiri ialah saluran dengan panjang kurang lebih 10-13 cm dan memiliki diameter kurang lebih 1 cm yang menghubungkan indung telur (ovarium) dan rahim. Saluran ini memiliki fungsi sebagai tempat berjalannya sel telur dari ovarium menuju rahim saat ovulasi dan sebagai tempat pertemuan antara sel telur dengan sperma saat proses pembuahan. Namun, tuba fallopi dapat terblokir dikarenakan konsekuensi dari operasi sebelumnya, seperti ligasi tuba atau operasi panggul. Bagian tersebut juga dapat terganggu dikarenakan pernah mengalami infeksi panggul sebelumnya, seperti klamidia, gonore, serta tuberkulosis.

Lalu benarkah hidrosalping dapat menyebabkan seorang wanita mengalami infertilitas atau ketidaksuburan yang menyebabkan sulit mendapatkan keturunan? Faktanya, ketika seorang wanita mengalami gangguan tuba fallopi atau hidrosalping pembuahan sel sperma dan sel telur akan menjadi lebih sulit. Hal ini dikarenakan terjadinya penyumbatan pada sel telur di dalam sistem reproduksi. Sumbatan ini umumnya terjadi karena terbentuknya jaringan ikat yang timbul dikarenakan infeksi sebelumnya. Sehingga, sumbatan tersebut membuat bertumpuknya air pada saluran telur. Cairan tersebut merupakan racun bagi embrio yang dapat menurunkan tingkat keberhasilan kehamilan. Walaupun berhasil, tingkat keguguran karena kelainan tersebut juga tinggi.

Lalu apa yang menyebabkan tuba fallopi dapat tersumbat? Berikut beberapa hal yang dapat menjadi faktor penyebab tersumbatnya tuba fallopi.

  • Muncul jaringan parut pada tuba fallopi yang diakibatkan oleh penyakit atau kondisi kesehatan tertentu seperti radang panggul, riwayat operasi di bagian perut, atau pecahnya usus buntu
  • Pernah mengalami penyakit menular seksual seperti gonore atau klamidia juga dapat menjadi salah satu penyebabnya
  • Memiliki endometriosis
  • Adanya pembengkakan atau sumbatan cairan pada ujung saluran tuba fallopi

Penyumbatan pada tuba fallopi sering tidak menimbulkan gejala tertentu. Namun, ada beberapa ciri yang dapat Anda waspadai yang mungkin saja dapat menjadi gejala tuba fallopi tersumbat. Di antaranya:

  • Nyeri panggul dan perut yang terjadi secara rutin seperti halnya saat mestruasi
  • Nyeri di salah satu sisi perut pada bagian bawah
  • Pendarahan

Terjadinya penyumbatan pada tuba falopi juga meningkatkan risiko seseorang mengalami kehamilan ektopik (di luar rahim). Hal ini yang dapat menyebabkan Anda mungkin juga mengalami gejala kehamilan ektopik, saat tuba falopi tersumbat. Hal tersebut terjadi karena penyumbatan tuba falopi menyebabkan sel telur yang telah dibuahi tersangkut. Itu sebabnya, kehamilan terjadi di luar rahim. Untuk memastikan diagnosis, biasanya dokter juga melakukan pemeriksaan tertentu seperti laparoskopi, hysterosalpingogram (HSG), atau sonohysterogram.

Kesehatan